Dewa Gunung di Tiongkok Kuno
Di Tiongkok kuno, gunung bukan hanya geologi. Mereka adalah makhluk hidup.
Bukan secara kiasan. Orang Tiongkok kuno benar-benar percaya bahwa setiap gunung penting dihuni oleh — atau merupakan tubuh fisik — makhluk ilahi. Para dewa gunung ini (山神, shān shén) memiliki kepribadian, preferensi, suasana hati, dan nafsu makan. Mereka bisa dermawan atau kikir, membantu atau membunuh, bijaksana atau berubah-ubah. Mereka menuntut persembahan tertentu dan menghukum mereka yang gagal memberikannya.
Shanhaijing (山海经, Shān Hǎi Jīng) mencatat puluhan dewa gunung di lima "Klasik Gunung" (山经, Shān Jīng), dan gambaran yang muncul bukanlah hierarki ilahi yang terpadu melainkan susunan kekuatan lokal — setiap gunung seperti kerajaan kecil, setiap dewa seperti raja kecil.
Struktur Klasik Gunung
Bagian gunung dalam Shanhaijing diorganisasikan secara geografis menjadi lima kelompok:
| Bagian | Tiongkok | Pinyin | Gunung yang Dicakup | Arah | |-------------------|----------|---------------|---------------------|-----------| | Gunung Selatan | 南山经 | Nán Shān Jīng | 40 gunung | Selatan | | Gunung Barat | 西山经 | Xī Shān Jīng | 77 gunung | Barat | | Gunung Utara | 北山经 | Běi Shān Jīng | 87 gunung | Utara | | Gunung Timur | 东山经 | Dōng Shān Jīng| 46 gunung | Timur | | Gunung Tengah | 中山经 | Zhōng Shān Jīng| 197 gunung | Tengah |Total ada 447 gunung, masing-masing dengan deskripsi, makhluk, mineral, dan — yang terpenting — persyaratan ritualnya sendiri. Shanhaijing bukan sekadar mendeskripsikan gunung. Ia memberi tahu cara menyembahnya.
Penampakan Para Dewa Gunung
Para dewa gunung dalam Shanhaijing hadir dalam berbagai bentuk yang membingungkan. Ada yang menyerupai manusia. Ada yang hewan. Banyak yang hibrida. Beberapa begitu aneh sehingga para cendekiawan masih berdebat tentang bentuk aslinya.
Berikut beberapa contohnya:
Dewa gunung Selatan memiliki tubuh burung dan kepala naga (鸟身龙首, niǎo shēn lóng shǒu). Ritual mereka memerlukan persembahan giok yang dikubur di tanah, bersama dengan beras dan millet lengket.
Dewa gunung Barat sangat bervariasi. Ada yang berwajah manusia dan tubuh kuda. Ada juga yang berwajah manusia dengan tubuh ular. Dewa Gunung Zhongqu (钟山) bernama Zhuyin (烛阴, Zhú Yīn) — "Bayangan Obor" — digambarkan sebagai ular merah raksasa dengan wajah manusia, panjangnya seribu li. Saat Zhuyin membuka mata, adalah siang hari. Saat ia menutup mata, waktu malam tiba. Ketika ia menghirup napas, musim dingin datang. Saat ia menghembuskan napas, musim panas tiba.
Zhuyin sebenarnya adalah dewa gunung yang mengendalikan musim dan siklus siang-malam. Ia bukan hanya roh lokal — ia kekuatan kosmik. Namun, ia tetap terkait dengan gunung tertentu. Kosmik dan lokal hidup berdampingan.
Dewa gunung Utara kerap digambarkan dengan tubuh babi dan wajah manusia, atau tubuh ular dengan kepala manusia. Gunung utara digambarkan sebagai area yang keras, dingin, dan berbahaya — dan dewa-dewanya mencerminkan lingkungan ini.
Dewa gunung Tengah adalah yang paling beragam,